Skip to main content

Peguatan Pendidikan Karakter



Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Penanaman Nilai Pancasila  



Jakarta, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, menekankan pentingnya aspek penanaman nilai Pancasila untuk pembentukan pendidikan karakter. Ia mengimbau bahwasannya semua pendidikan mempunyai tanggung jawab moral untuk penanaman nilai Pancasila sedini mungkin. Hal tersebut disampaikan Mendikbud saat membuka kegiatan Peluncuran Program Penanaman Nilai Pancasila Sebagai Wahana Pembangunan Watak Bangsa (Nation and Character Building), di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (10/07/2019).

Kegiatan tersebut sebagai upaya implementasi terhadap penyempurnaan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). Mendikbud mengatakan, saat ini kurang teakomodasinya pembelajaran Pancasila. Mata pelajaran PPKN dinilai hanya sebagai mata pelajaran semata, bukan sebagai pembentukan nilai atau karakter pancasila.

‘’Sikap itu dibentuk melalui penanaman nilai. Ada tiga bentuk problematika nilai, yang pertama adalah kebenaran, hal tersebut menjadi wilayah logika antara benar atau salah. Yang kedua adalah baik atau buruk, hal ini dilihat berdasarkan etika atau tingkah laku. Lalu yang terakhir adalah keindahan, ini meliputi aspek estetika’’ ujar Mendikbud

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Haryono, mengungkapkan pendapatnya dalam diskusi mengenai strategi pembudayaan Pancasila sebagai falsasah dan ideologi bangsa. Menurutnya, pendidikan Pancasila bukan hanya tanggung jawab guru Pancasila saja, melainkan tanggung jawab semua warga Indonesia.

‘’Pancasila merupakan pendidikan berkualitas untuk semua bangsa Indonesia. Pancasila adalah ideologi masa depan, harapan bangsa. Kerugian terbesar menjadi seorang warga negara adalah bukan hilangnya kekayaan ekonomi, bukan matinya para pahlawan bangsa, tapi hilangnya karakter manusia nusantara yang memiliki mental merdeka.’’ Tegas Haryono.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap penguatan karakter melalui nilai Pancasila dan menyadarkan masyarakat pentingnya menanamkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (Alfia Nur Rosmelia/Anandes Langguana)

Sumber : Kemdikbud.go.id

Comments

Popular posts from this blog

Contoh RPP Pembelajaran Berdiferensiasi

 RPP BERDIFERENSIASI Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang berpihak kepada murid. Seorang guru harus mengetahui Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi agar pembelajarannya dapat terlaksana dengan sukses. Menurut Tomlinson (2001: 45), Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid. Setelah guru mengetahui tentang strategi pembelajaran berdiferensiasi, selanjutnya guru dapat membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdiferensiasi. Apa itu RPP berdiferensiasi dan apa perbedaannya dengan RPP yang selama ini kita buat dalam Kurikulum 2013 ? RPP berdiferensiasi adalah sebuah rencana pembelajaran yang disusun berdasarkan hasil pemetaan profil belajar murid. RPP berdiferensiasi berbeda dengan RPP yang selama ini kita buat berdasarkan Kurikulum 2013. Titik perbedaannya bisa diamati dari 3 elemen dalam pembelajaran berdiferensiasi  yaitu : konten, proses, dan produk p...

KESEPAKATAN KELAS

 Menerapkan Budaya Positip Sekolah Melalui Kesepakatan Kelas Seorang guru harus mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang nyaman, humanis dan berkarakter agar tujuan pendidikan tercapai. Salah satu ruang lingkup kecil yang harus kita jadikan wadah belajar yang menyenangkan adalah kelas. Untuk itu diperlukan membangun budaya positif di kelas yang merangkul semua harapan, impian dan tujuan murid dalam menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan menyenangkan.  Harapannya budaya positif ini dapat menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baik yang membangun motivasi intrinsik murid tersebut yang nantinya bermanfaat bagi dirinya, orang lain di sekitarnya, maupun lingkungannya. Upaya dalam membangun budaya positif di sekolah yang berpihak pada murid diawali dengan membentuk lingkungan kelas yang mendukung terciptanya budaya positif, yaitu dengan menyusun kesepakatan kelas.  Kesepakatan kelas tidak hanya berisi harapan guru terhadap murid, tapi juga harapan murid terhadap guru. Kes...

Bahasa Inggris Kelas 7 Tema Greeting Pebelajaran Abad 21

coretanya ceuceu                       Hai adik-adik kelas 7, bagaimana kabar kalian hari ini? semoga sehat selalu dan bersemangat dalam belajar ya. Dalam Pembelajaran Abad 21 dengan Tema yang pertama kali di pelajari dalam pelajaran bahasa Inggris kelas 7  yaitu   Greeting atau menyapa sesuai dengan materi yang tercantum pada materi pembelajaran bahasa Inggris Kurikulum 2013 yaitu: peserta didik belajar melakukan komunikasi lisan dan tulis dengan (a) menyapa, (b) berpamitan, (c) berterima kasih, dan (d) meminta maaf, serta menanggapinya, sangat pendek dan sederhana. Baiklah untuk lebih jelas lagi tentang materi greeting atau menyapa, bagaima respon yang diperlukan untuk interaksi dalam greeting atau menyapa akan dijelaskan dalam 3 versi sebagai berikut. Versi 1 Pihak  1: Good mornig/afternoon/evening. How are you?                (selamat pagi/siang/sore. Bagaim...