Skip to main content

TOO vs ENOUGH vs VERY

Perbedaan Very, Too dan Enough




Too vs Enough vs Very! Dalam pelajaran kali ini, kita akan belajar perbedaan antara  very, too, enough dan menggunakannya dengan benar.


VERY

Very memiliki pola : Very + Adjective + to verb 1
  • Penggunaan very sebelum adjectives, adverbs atau kata berakhiran -ing.
  • Very berbentuk netral – bermakna sangat untuk menyatakan hal positif dan negatif. 

      Contoh Kalimat:
  • “Wayne is a very funny man.”
  • “I had a very busy day at work.”
  • “The exam is very difficult, but Jim can complete it.”

TOO

Too memiliki pola: Too + Adjective + For + To verb 1

  • Too digunakan sebelum adjectives dan adverbs.
  • Too berbentuk negatif; too memiliki makna terlalu.
  • Too dapat digunakan  juga dengan infinitive + to setelah adjective/ adverb.


Contoh Kalimat:

  • “It’s too noisy in here. Let’s go outside.”
  • “My soup is too hot to drink.”

    • “This is too difficult for me to understand.


      ENOUGH

      Enough memiliki pola yaitu : Adjctive + Enough To Verb 1 /  Enough + Noun

      • Penggunaan enough  sesudah kata sifat atau sebelum kata benda  
      • Enough berbentuk positif, memiliki makna cukup.

      Contoh Kalimat:
      • “I have enough money to pay.”
      • “There’s enough food for everyone to eat.”
      • "The task is difficult  enough for me"











































































        Comments

        Popular posts from this blog

        Contoh RPP Pembelajaran Berdiferensiasi

         RPP BERDIFERENSIASI Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang berpihak kepada murid. Seorang guru harus mengetahui Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi agar pembelajarannya dapat terlaksana dengan sukses. Menurut Tomlinson (2001: 45), Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid. Setelah guru mengetahui tentang strategi pembelajaran berdiferensiasi, selanjutnya guru dapat membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdiferensiasi. Apa itu RPP berdiferensiasi dan apa perbedaannya dengan RPP yang selama ini kita buat dalam Kurikulum 2013 ? RPP berdiferensiasi adalah sebuah rencana pembelajaran yang disusun berdasarkan hasil pemetaan profil belajar murid. RPP berdiferensiasi berbeda dengan RPP yang selama ini kita buat berdasarkan Kurikulum 2013. Titik perbedaannya bisa diamati dari 3 elemen dalam pembelajaran berdiferensiasi  yaitu : konten, proses, dan produk p...

        KESEPAKATAN KELAS

         Menerapkan Budaya Positip Sekolah Melalui Kesepakatan Kelas Seorang guru harus mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang nyaman, humanis dan berkarakter agar tujuan pendidikan tercapai. Salah satu ruang lingkup kecil yang harus kita jadikan wadah belajar yang menyenangkan adalah kelas. Untuk itu diperlukan membangun budaya positif di kelas yang merangkul semua harapan, impian dan tujuan murid dalam menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan menyenangkan.  Harapannya budaya positif ini dapat menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baik yang membangun motivasi intrinsik murid tersebut yang nantinya bermanfaat bagi dirinya, orang lain di sekitarnya, maupun lingkungannya. Upaya dalam membangun budaya positif di sekolah yang berpihak pada murid diawali dengan membentuk lingkungan kelas yang mendukung terciptanya budaya positif, yaitu dengan menyusun kesepakatan kelas.  Kesepakatan kelas tidak hanya berisi harapan guru terhadap murid, tapi juga harapan murid terhadap guru. Kes...

        Bahasa Inggris Kelas 7 Tema Greeting Pebelajaran Abad 21

        coretanya ceuceu                       Hai adik-adik kelas 7, bagaimana kabar kalian hari ini? semoga sehat selalu dan bersemangat dalam belajar ya. Dalam Pembelajaran Abad 21 dengan Tema yang pertama kali di pelajari dalam pelajaran bahasa Inggris kelas 7  yaitu   Greeting atau menyapa sesuai dengan materi yang tercantum pada materi pembelajaran bahasa Inggris Kurikulum 2013 yaitu: peserta didik belajar melakukan komunikasi lisan dan tulis dengan (a) menyapa, (b) berpamitan, (c) berterima kasih, dan (d) meminta maaf, serta menanggapinya, sangat pendek dan sederhana. Baiklah untuk lebih jelas lagi tentang materi greeting atau menyapa, bagaima respon yang diperlukan untuk interaksi dalam greeting atau menyapa akan dijelaskan dalam 3 versi sebagai berikut. Versi 1 Pihak  1: Good mornig/afternoon/evening. How are you?                (selamat pagi/siang/sore. Bagaim...